Lombok Timur– Warga Kecamatan Sakra Barat, Kabupaten Lombok Timur menggelar tradisi “Gawe Beleq” sebagai wujud syukur atas kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut dipusatkan di Lapangan Barokah dan dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari.
Ketua Panitia, Faizun Fikri menyampaikan rangkaian acara Gawe Beleq tahun ini melibatkan berbagai elemen masyarakat.
“Acara ini akan berlangsung selama tujuh hari di Lapangan Barokah. Kami ingin menjadikan momentum kemerdekaan sebagai ruang silaturahmi dan kebersamaan warga Sakra Barat,” ujar Fikri (17/08).
Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur HM. Juaini Taofik yang hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara. Ia menilai semangat gotong royong warga dalam menyukseskan acara patut dicontoh.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah menyukseskan acara ini. Rasa syukur terhadap kemerdekaan di Sakra Barat sangat luar biasa,” kata Sekda.
Lebih lanjut, Sekda menyebut kemerdekaan telah melahirkan banyak pemimpin dari berbagai daerah, termasuk dari Lombok Timur dan sakra barat. Ia berharap semangat tersebut terus dijaga generasi muda.
Dalam kesempatan yang sama, Sekda juga menyinggung kondisi infrastruktur di wilayah Sakra Barat. Ia mengakui masih terdapat sejumlah ruas jalan yang penerangannya belum memadai.
“Saat ini banyak jalan di Sakra Barat masih gelap. Pak Bupati sekarang sedang berikhtiar membangun Lombok Timur dan khususnya Sakra Barat agar lebih baik ke depan,” jelasnya.
Gawe Beleq merupakan acara yang baru pertama kali di gelaer di sakra barat. Dalam kesempatan sejumlah Pejabat Utama Lombok Timur hadir diantaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur M Nurul Wathoni,.Kepala Dinas Pariwisata H Mirayang, Direktur Utama PDAM Sopian.dan sejumlah pejabat lainnya.(01)






