Lombok Timur– Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin atau akrab dipanggil Haji Iron menegaskan petani tembakau tidak boleh dirugikan, terutama dalam penetapan harga beli oleh pihak perusahaan.
“Keuntungan petani harus ada di dalamnya. Petani tidak boleh dirugikan,” tegasnya, Jumat (14/8/2026).
Bupati menyatakan Pemkab Lotim siap melakukan intervensi jika harga pembelian terlalu rendah dan tidak sesuai. Pemerintah akan mempertemukan perusahaan dengan asosiasi petani melalui mekanisme tripartit untuk membahas harga dan kita akan kawal agar harga bisa menguntungkan semua pihak termasuk petani.
Haji Iron juga meminta perusahaan mempertimbangkan analisa usaha tani dalam menentukan harga. Di sisi lain, petani diminta menjaga kualitas tembakau agar nilai jualnya tetap layak.
“Kalau kualitas jelek, kita susah untuk intervensi perusahaan. Tapi kalau hasil panennya bagus karena cuaca juga mendukung, Pemerintah pasti akan hadir membela petani kita,” tandasnya.






