Menu

Mode Gelap

Lombok Timur · 27 Jun 2026 13:07 WITA ·

Tandai 20 Tahun Berdiri, SD Islam NW Lingkok Lalem Lepas Angkatan ke-20


 Foto : Kepala desa bungtiang memberikan piagam penghargaan kepada siswa yang mendapatkan juara pada acara pelepasan angkatan ke 20 yang berlangsung pada hari Sabtu (27/06). Perbesar

Foto : Kepala desa bungtiang memberikan piagam penghargaan kepada siswa yang mendapatkan juara pada acara pelepasan angkatan ke 20 yang berlangsung pada hari Sabtu (27/06).

Lombok Timur – Sebanyak 21 siswa SD Islam NW Lingkok Lalem, Desa Bungtiang, Kecamatan Sakra Barat, resmi dilepas dalam acara angkatan ke-20 pada hari Sabtu (27/06). Momen ini sekaligus menandai usia sekolah yang telah menginjak 20 tahun sejak berdiri 2006.

Kepala SD Islam NW Lingkok Lalem, Muh Ali Japar, mengatakan usia 20 tahun merupakan usia yang sudah dewasa bagi sebuah lembaga pendidikan.

“Dengan usia yang cukup dewasa, sudah tidak ada keraguan lagi bagi orang tua siswa untuk mempercayakan anaknya belajar di sini,” ujar Muh Ali Japar.

Ia menyebut, selama dua dekade berdiri, sekolah telah melahirkan banyak lulusan yang berhasil. Pada tahun ajaran ini, sebanyak 21 siswa akan tamat setelah menempuh pendidikan selama 6 tahun di bawah bimbingan para guru.

“Selama itu hanya guru yang tahu bagaimana dedikasi guru kepada anak,” katanya.

Meski telah banyak meluluskan siswa, Muhammad Ali Japar menegaskan tujuan awal berdirinya sekolah tetap dijaga. SD Islam NW Lingkok Lalem didirikan untuk menampung anak didik yang rumahnya jauh dari sekolah lain.

“Untuk itu, mari percayakan anak-anak kita ke sekolah ini,, karena lulus SD Islam juga mampu bersaing hingga ke kabupaten dan provinsi,”ajaknya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala UPTD Dikbud Sakra Barat Muhamad Taufik Ismail menyampaikan harapan agar seluruh lulusan tetap melanjutkan pendidikan. Hal itu sejalan dengan kebijakan pemerintah yang telah mengeluarkan Peraturan Presiden terkait wajib belajar 13 tahun.

“Kanit meminta agar anak-anak terus melanjutkan pendidikan. Pemerintah sekarang telah mengeluarkan perpres agar mewajibkan anak-anak belajar 13 tahun,” jelasnya.

Ia juga berpesan kepada siswa untuk tidak melupakan jasa para guru selama menempuh pendidikan di sekolah.

“Untuk siswa, ingatlah jasa-jasa ibu guru yang berikan,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Terkait kedisiplinan belajar, merujuk pada Surat Edaran Bupati mengenai penggunaan handphone bagi anak sekolah.

“Anak-anak tidak boleh membawa HP ke sekolah. Begitu juga guru, tidak boleh mengaktifkan HP saat mengajar dengan tujuan benar-benar belajar,” tegasnya.

Dengan pelepasan angkatan ke-20 ini, SD Islam NW Lengkok Lalem berharap dapat terus menjadi pilihan orang tua yang ingin memberikan pendidikan dasar agama dan umum bagi anak-anak di wilayah Lengkok Lalem dan sekitarnya.(01)

Artikel ini telah dibaca 74 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Lotim Ajak Masyarakat Sukseskan Pendataan Perlinsos (Perlindungan Sosial) 2026

28 Juli 2026 - 20:15 WITA

30 Tahun Kudatuli, DPC PDI Perjuangan Lombok Timur Gelar Zikir dan Doa Bersama

27 Juli 2026 - 19:59 WITA

H Iron, Kemajuan Daerah Berawal dari Kesehatan, Dokter Jadi Fondasi Utama

27 Juli 2026 - 10:38 WITA

Konfercab PMII Lotim Tahun 2026, Ihwan Nawadi Najar Nahkodai PMII Lotim 

27 Juli 2026 - 09:48 WITA

19 SD Lombok Timur Teken PKS Revitalisasi Tahap 2 di Surabaya

27 Juli 2026 - 07:38 WITA

ICM Green Circular Community Bersama Pemdes dan Masyarakat Gelar Aksi Clean Up dan Penanaman Mangrove di Desa Jerowaru

25 Juli 2026 - 20:48 WITA

Trending di Lombok Timur