Menu

Mode Gelap

Lombok Timur · 2 Jun 2026 18:18 WITA ·

Wabup Edwin Hadiri Pembukaan PKN Tingkat II, Lotim Utus 6 Pejabat Lotim


 Wabup Edwin Hadiri Pembukaan PKN Tingkat II, Lotim Utus 6 Pejabat Lotim Perbesar

Lombok Timur – Wujud komitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur mengikutsertakan enam orang pejabat pimpinan tinggi pratama (pejabat eselon II) untuk mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II angkatan XIII yang diselenggarakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi NTB. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung 2 Juni–26 September tersebut dibuka Kepala Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) Muhammad Taufiq.

Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya hadir langsung pada acara pembukaan yang berlangsung di Ruang Karya BPSDMD Provinsi NTB. Hadir pula pada kesempatan tersebut Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Damayanti, Bupati Lombok Barat, dan perwakilan kepala daerah dari Kabupeten/ kota yang ada di NTB.

Wakil Gubernur Indah dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kembali pelatihan kepemimpinan ini di NTB setelah delapan tahun vakum. Ia berharap kegiatan ini dapat diagendakan secara rutin di tahun-tahun mendatang sehingga daerah dapat menyediakan anggaran untuk peningkatan kualitas SDM birokrat.

Pelatihan kepemimpinan ini dinilai Wagub penting untuk menjawab berbagai tantangan seperti disrupsi teknologi, digitalisasi, dinamika geopolitik, ancaman krisis pangan dan energi, hingga keterbatasan fiskal untuk membiayai pembangunan guna mengakomodasi kebutuhan masyarakat. Menurutnya dengan kondisi tersebut birokrasi tidak dapat bekerja secara adminsitratif. Dibutuhkan pemimpin publik yang mampu membaca perubahan, mengambil keputusan secara cepat dan tepat serta membangun kolaborasi lintas sektor, terlebih lagi dapat menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

Wagub juga mengingatkan pentingnya kepemimpinan seperti kemampuan mengambil keputusan di tengah ketidakpastian, membangun kepercayaan dan menyatukan berbagai kepentingan, serta memberikan harapan kepada masyarakat. Karena itu ia menilai investasi bukan hanya pada teknologi, tetapi juga kualitas kepemimpinan.

Senada, Kepala LAN RI sebelum membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa organisasi terus bergerak dan belajar merupakan salah satu kebutuhan untuk bertahan yang harus dimiliki seorang pemimpin. Menurutnya tidak ada pemimpin yang lahir begitu saja, melainkan terbentuk melalui proses, termasuk pelatihan seperti yang diikuti saat ini sehingga pengembangannya berlangsung secara terstruktur.

Ia pun menegaskan bahwa seorang pemimpin harus mampu mengambil keputusan yang tepat melalui kepemimpinan yang adaptif. Tidak saja menghasilkan output tetapi juga berdampak.

Pelatihan ini yang diikuti 60 peserta ini menggunakan metode Blended Learning, yaitu kombinasi antara pembelajaran nonklasikal (secara daring) dan jalur klasikal atau tatap muka langsung di kampus BPSDMD NTB.(01)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Lotim Ajak Masyarakat Sukseskan Pendataan Perlinsos (Perlindungan Sosial) 2026

28 Juli 2026 - 20:15 WITA

30 Tahun Kudatuli, DPC PDI Perjuangan Lombok Timur Gelar Zikir dan Doa Bersama

27 Juli 2026 - 19:59 WITA

H Iron, Kemajuan Daerah Berawal dari Kesehatan, Dokter Jadi Fondasi Utama

27 Juli 2026 - 10:38 WITA

Konfercab PMII Lotim Tahun 2026, Ihwan Nawadi Najar Nahkodai PMII Lotim 

27 Juli 2026 - 09:48 WITA

19 SD Lombok Timur Teken PKS Revitalisasi Tahap 2 di Surabaya

27 Juli 2026 - 07:38 WITA

ICM Green Circular Community Bersama Pemdes dan Masyarakat Gelar Aksi Clean Up dan Penanaman Mangrove di Desa Jerowaru

25 Juli 2026 - 20:48 WITA

Trending di Lombok Timur