Menu

Mode Gelap

Lombok Timur · 19 Mei 2026 22:34 WITA ·

Lombok Timur Raih Peringkat 2 Creative Financing se- Nusra- Maluku, Kantongi Insentif 2 Miliar


 Foto : Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menerima apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Nusa Tenggara dan Maluku kategori creative financing Perbesar

Foto : Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menerima apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Nusa Tenggara dan Maluku kategori creative financing

Lombok Timur – Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menerima apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Nusa Tenggara dan Maluku kategori creative financing. Lombok Timur menempati posisi ke-2 mengungguli Halmahera Selatan, provinsi Maluku Utara.

Sementara itu posisi pertama diraih kabupaten Lombok Barat. Untuk kota juara diraih Kota Mataram dan Provinsi diraih Provinsi NTB. Daerah yang mendapatkan apresiasi ini mendapatkan pula dana insentif dengan besaran Rp 1 miliar untuk peringkat 3, Rp 2 miliar bagi peringkat 2, dan Rp 3 miliar untuk peringkat 1.

Kategori ini menilai kemampuan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan sumber daya dan menciptakan inovasi pembiayaan pembangunan. Penilaian meliputi inovasi pajak dan retribusi daerah, pengelolaan BUMD, serta pemanfaatan CSR untuk mendorong pertumbuhan dan kesejahteraan.

Selain itu, dinilai pula efektivitas pengelolaan barang milik daerah dan BLUD, serta kemampuan menjalin kerja sama dengan badan usaha melalui skema KPDBU aspek digitalisasi, tata kelola keuangan, dan konsistensi opini LKPD juga menjadi bagian penting dalam menentukan keunggulan daerah.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam sambuatannya pada kegiatan yang berlangsung Selasa (19/5) di Senggigi tersebut menyampaikan kegiatan ini sebagai apresiasi atas prestasi sekaligus memberikan tambahan fiskal. Dana tersebut dapat digunakan kepala Daerah untuk pos mana saja.

“Tujuan kita adalah memberikan apresaisi prestasi sekaligus juga memberikan tambahan insentif fiskal. Karena itu bukan untuk pribadi itu digunakan untuk APBD dan bisa digunakan kepala daerah untuk pos mana saja, termasuk BTT,” jelasnya.

Penghargaan ini diharapkan dapat mendorong Pemerintah daerah untuk terus berinovasi, terlebih rencananya Kemendagri akan menyusun indeks daerah yang dapat mengendalikan inflasi, pengangguran, maupun kemiskinan berdasarkan kota, kabupaten, maupun provinsi. Dengan begitu masing-masing kepala daerah diharapkan dapat terus berinovasi mengoptimalkan potensi yang dimiliki.

Selain creative financing, apresiasi juga diberikan untuk kategaori Pemerintah Daerah dalam mengendalikan inflasi, penurunan tingkat pengangguran, serta penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting.(01)

Artikel ini telah dibaca 103 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Lotim Ajak Masyarakat Sukseskan Pendataan Perlinsos (Perlindungan Sosial) 2026

28 Juli 2026 - 20:15 WITA

30 Tahun Kudatuli, DPC PDI Perjuangan Lombok Timur Gelar Zikir dan Doa Bersama

27 Juli 2026 - 19:59 WITA

H Iron, Kemajuan Daerah Berawal dari Kesehatan, Dokter Jadi Fondasi Utama

27 Juli 2026 - 10:38 WITA

Konfercab PMII Lotim Tahun 2026, Ihwan Nawadi Najar Nahkodai PMII Lotim 

27 Juli 2026 - 09:48 WITA

19 SD Lombok Timur Teken PKS Revitalisasi Tahap 2 di Surabaya

27 Juli 2026 - 07:38 WITA

ICM Green Circular Community Bersama Pemdes dan Masyarakat Gelar Aksi Clean Up dan Penanaman Mangrove di Desa Jerowaru

25 Juli 2026 - 20:48 WITA

Trending di Lombok Timur