Lombok Timur – Kepala Dinas Pendidikan dsn Kebudayaan Lombok Timur Melantik delapan pengawas di lingkungan dinas pendidikan yang di hadiri Kepala BKPSDM Ugi Lisianto Sekretaris Dinas Pendidikan Lalu Bayan Purwasdi dan kepala bidang di aula Dikbud Lombok Timur Rabu (04/03).
Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan lombok timur M Nurul Wathoni bahwa peran pengawas sekolah sangat strategis dalam mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan di Lotim.
“Pengawas bukan sekadar menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menjadi mitra strategis dinas dalam membina dan memastikan mutu pendidikan terus meningkat,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa kebutuhan pengawas sekolah di Lotim masih jauh dari ideal. Saat ini, Dinas Dikbud membutuhkan sekitar 170 pengawas, namun jumlah yang tersedia masih kurang sekitar 80 orang.
Karena itu, pihaknya mendorong para guru dan kepala sekolah yang memiliki pengalaman serta kompetensi memadai untuk mengambil peran sebagai pengawas pendidikan.
Nurul Wathoni juga menyampaikan pesan Bupati Lotim agar para pengawas yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh amanah, dedikasi, loyalitas, dan integritas, demi mendorong kemajuan pendidikan di Bumi Patuh Karya.
Lebih lanjut ia mengingatkan bahwa pengawas harus hadir tidak hanya untuk mengawasi proses kegiatan belajar mengajar (KBM), tetapi juga membina sekolah dalam menata sistem manajemen pendidikan dan lingkungan sekolah yang kondusif.
“Pengawas juga tidak boleh merasa lebih tinggi dari guru atau pihak sekolah yang diawasi. Bangun hubungan yang setara dan humanis agar pembinaan berjalan lebih efektif,” tegasnya.
Selain itu, para pengawas diminta memastikan bahwa seluruh sekolah di Lotim telah menjalankan tujuh program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI), termasuk memastikan program ekstrakurikuler tetap berjalan aktif di setiap sekolah.
Dengan penambahan pengawas ini, diharapkan penguatan sistem pengawasan pendidikan di Lotim dapat semakin optimal, sehingga kualitas pendidikan terus meningkat dan mampu menjawab tantangan zaman.(01)







