Lombok Timur – Layanan Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Soedjono Selong kembali mendapat keluhan dari pasien.
Kali ini Salah satu orang tua pasien yang juga dalah satu dosen di Perguruan Tinggi swasta ( PTS ) di Lombok Timur Dr Muhammad Ali mengeluhkan layanan di RSUD Soejono Selong saat membawa anaknya melakukan cek kesehatan disalah satu dokter spesialis penyakit dalam untuk keperluan putranya yang akan ikuti program magang dari kampusnya ke luar negeri.
Saat mengetahui putra keaayangannya ini divonis hepatitis B selaku orang tua terkejut dan sangat wajar bertanya tentang apa yang harus dilakukan secara medis atau proses lanjutan agar putranya bisa disembuhkan.tapi ternyata pertanyaan itu mendapatkan respon yang kurang elok karena bukan hanya isi jawabannya tapi juga cara pelayanan yang tidak mengenakkan.
Keluhan sang dosen juga disampaikan secara terbuka melaluui media sosial facebook dan lainnya yang tentu menjadi perhatian publik bahwa kembali layanan oknum personalia dokter dan layanan dirumah sakit pemerintah menjadi sorotan bahkan di akun fb nya sang dokter, muncul tanggapan tentang banyak keluhan yang pernah dialami masyarakat yang pernah menjadi pasien di RSUD selong.
Kejadian tentang praktik- praktik layanan yang tidak menarik simpati masyarakat di RSUD Selong memang terus terjadi dan tentu harus menjadi perhatian pemerintah daerah khususnya bupati dan wakil bupati Lombok Timur karena bidang layanan kesehatan juga hal pokok yang harus dibenahi karena layanan kesehatan itu menyangkut hidup mati rakyat.
Pemerintah daerah harus tegas dan melakukan pengawasan yang melibatkan banyak pihak agar kedepan RSUD yang menjadi kebanggaan daerah bisa menjadi rumah sakit pemberi harapan bagi masyarakat yang sedang dilanda musibah termasuk pelayanan yang humanis, berkualitas dan penuh empati harus menjadi warna di RSUD yang telah dibangun dengan daba rakyat ini.
Beragam asumsi yang muncul akibat pelayanan dari RSUD dibawah dr Hasbi. Dimana sejak dr hasbi menjadi direktur, pelayanan rumah sakit menjadi buruk.
“Peran dari direktur Hasbi ini apa, rumah sakit selalu buruk kalau dia menjadi direktur,”kata sejumlah netizen







