Menu

Mode Gelap

Lombok Timur · 27 Mei 2025 08:56 WITA ·

Integrasi Sistem untuk Optimalkan PAD dan Pelayanan Publik


 Integrasi Sistem untuk Optimalkan PAD dan Pelayanan Publik Perbesar

Lombok Timur – Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya membuka acara sosialisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Opsen PKB, Opsen BBNKB, serta implementasi Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Selasa (27/5).

Acara yang berlangsung di aula Kantor Camat Suralaga tersebut dimaksudkan pula menyosialisasikan integrasi aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPDAH) dengan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) yang diharapkan dapat menjadi solusi dalam optimalisasi pendapatan daerah dan efisiensi pelayanan.

Wakil Bupati Edwin menyampaikan bahwa pemerintah daerah dan desa menghadapi berbagai tantangan, terutama setelah perubahan pemerintahan dan banyaknya program dari pusat. Salah satu kendala utama adalah ketatnya pengawasan dana desa yang seringkali mengganggu proses belanja anggaran di tingkat desa.

Wabup menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten dan desa untuk mengatasi berbagai persoalan, termasuk regulasi terkait APBDes. “Kita bisa bersama-sama, meski kondisi kita berbeda. Visi SMART Lotim kini telah disesuaikan menjadi delapan poin untuk menyelaraskan dengan program pusat dan provinsi,” jelasnya.

Sistem terintegrasi ini diharapkan dapat memudahkan pembayaran berbagai jenis pajak, termasuk pajak kendaraan bermotor, makan, dan minum. “Sekarang ini beragam cara membayar pajak, tetapi dengan sistem ini insya Allah sistem kita semua sama,” ujarnya optimis.

Ke depannya, sistem ini juga akan melibatkan Inspektorat, sehingga memudahkan proses pengawasan dan audit. Jika sistem ini terbangun, masyarakat di desa tidak perlu lagi bepergian ke kabupaten untuk urusan administrasi pajak. Proses akan menjadi lebih efisien, meminimalkan tatap muka, dan desa tidak lagi dibebani tugas administrasi berlebihan.

Wabup juga berharap adanya lebih banyak rekening penampungan daerah agar masyarakat bisa membayar pajak tidak hanya melalui Bank NTB saja. “Pemerintah desa yang membayarkan itu melalui sistem online,” tambahnya.

Dengan berbagai upaya integrasi sistem dan inovasi digital ini, diharapkan Lombok Timur dapat meningkatkan efisiensi administrasi, optimalisasi pendapatan daerah, serta memberikan pelayanan publik yang lebih baik dan transparan kepada masyarakat.

Camat Suralaga Nurhillal menyambut baik program integrasi tersebut dan berharap, segala kemudahan dan inovasi itu dapat segera terealisasi dan diterapkan secara menyeluruh, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten. “Mudah-mudahan ke depan bisa dilaksanakan dari tingkat paling bawah sampai paling atas,” pungkasnya.

Hadir pada acara tersebut Stafsus, OPD terkait, camat, kepala desa, dan perangkat desa lainnya.(01)

 

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Medikdasmen izinkan Honorer 3400 Paruh Waktu di Bayar BOSP

18 Mei 2026 - 11:35 WITA

Menteri Pendidikan DasMendikdasmen RI Resmikan Digitalisasi dan Revitalisasi 351 Sekolah se NTB. 

17 Mei 2026 - 10:49 WITA

Mengenal Fitri, Siswi MAN 1 Lotim Ikuti Seleksi Paskibraka Nasional 2026

16 Mei 2026 - 21:10 WITA

Mengenal Baiq Azellea Kinantara Halbariz, Finalis Putri Pendidikan NTB 2026

14 Mei 2026 - 19:28 WITA

Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Bupati Lotim Lantik 87 Pj Kades dan Tekankan Amanah Harus Dijaga

13 Mei 2026 - 13:45 WITA

Massa Minta Usut Kasus Chromebook dan Darmaga Labuhan Haji, TNI Halau Massa dengan Laras Panjang

12 Mei 2026 - 17:05 WITA

Trending di Lombok Timur