Lombok Timur – Sejumlah pegawai di wilayah puskesmas Selong Kabupaten Lombok Timur mengaku honornya di potong oleh oknum kepala puskesmas.
Menurut sejumlah pegawai yang ada di puskesmas Selong ini, Pemotongan honor ini berlangsung sejak pergantian kepala puskemas yang baru. Hanya saja, pegawai tidak mengetahui kemana arah potongan dari gaji mereka
“Gaji yang dipotong ada yang 100 hingga 200 ribu, dan ini sudah berlangsung lama,”kata salah satu honorer yang enggan disebut namanya ini.
Menurut dia, sejak kepala puskesmas yang baru ini, pegawai yang tidak mengikuti apel selama satu hari, maka gaji selama sebulan secara otomatis berkurang. Padahal pegawai hanya tidak ikut apel dengan berbagai alasan.
Selain itu, pegawai yang minta izin dengan alasan keperluan mendadak atau yang lainnya, kepala puskesmas akan memotong gaji pegawai sebanyak 200 ribu.
“Kalau gaji kita 900 ribu, nanti pada saat kita gajian kita terima gaji sebanyak 700 ribu, saat kita tanya kenapa berkurang,karena kita pernah izin tidak masuk,”katanya.
Dengan adanya pemotongan yang dilakukan puskesmas seperti ini, tentunya membuat para pegawai yang ada merasa risih. Apalagi, pemotongan ini tidak jelas kemana arah uangnya, sehingga ia meminta kepada pemerintah untuk mengambil sikap.
“Kalau kami ditanya kemana arah uang hasil potongan gaji itu, saya tidak tau, yang jelas pemotongan ini terjadi sejak kepala puskesmas yang baru,”katanya
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur H Fathurrahman yang dikompirmasi media Rabu Pukul 21.14 WITA hingga berita ini diturunkan belum memberikan respon apapun.
Begitu juga dengan Kasubag TU Puskesmas Selong yang dihubungi media ini, hingga berita ini diterbitkan, belum ada jawaban yang diterima.(01)







