Menu

Mode Gelap

Uncategorized · 31 Mar 2025 18:17 WITA ·

Ditengkulak Harga Gabah Rendah, Bulog Lotim Pastikan Beli Gabah Petani dengan Harga 6.500 Perkilogram


 Foto : Inilah kondisi gabah petani yang siap di panen Perbesar

Foto : Inilah kondisi gabah petani yang siap di panen

Lombok Timur – Memasuki musim panen di Lombok Timur, Sejumlah petani mulai resah dengan harga gabah yang ditawarkan sejumlah tengkulak. Meski harga gabah telah ditetapkan Harga secara nasional, namun fakta di lapangan berbeda.

Salah satu petani asal Sakra Barat H Satrah mengaku gelisah dengan harga gabah saat ini, pasalnya, harga gabah di tengkulak jauh lebih rendah dari harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Saya dengar di televisi harga gabah sebesar 6.500 perkilogram, tapi fakta sekarang tengkulak menawar dengan harga di bawah itu mulai dari Rp 5000 sampai Rp 6000,”katanya pada media ini Senin ( 31/04).

Menurut dia, rendahnya harga gabah ditengkulak saat ini karena belum adanya dari bulog yang turun. Sehingga petani saat ini mau tidak mau harus menjual gabah ke tengkulak meski harga gabah jauh lebih rendah.

“Katanya Bulog yang mau ambil, tapi sampai sekarang belum kita temukan pegawai Bulog, khususnya di wilayah Sakra barat ini yang turun,”ujarnya.

Menanggapi hal itu, kepala Bulog Lombok Timur Supermansyah mengatakan, untuk saat ini pemerintah pusat telah menetapkan. Harga gabah sebesar Rp 6.500 perkilogram yang diambil langsung oleh Bulog di pinggir jalan.

“Sesuai dengan aturan yang ada, kita akan serap gabah para petani dengan harga Rp 6.500, dan sekarang sudah berjalan,”ujarnya.

Agar aturan yang telah ditetapkan pemerintah bisa berjalan dengan baik, Bulog sendiri sudah melakukan sosialisasi ke Danramil dan Gapoktan di wilayah kecamatan Sakra. Untuk itu, dirinya berharap kepada semua petani agar segera memberitahukan ke bulog, ke Gapoktan bagi petani yang mau menjual gabah.

Terkait dengan harga gabah yang dibawah standar yang diambil oleh tengkulak memang ada yang didengar saat ini. Akan tetapi, menurut informasi, petani menjual gabah dengan harga murah karena sudah ada perjanjian sebelum panen.

“Misalnya petani berhutang untuk modal tanam pada tengkulak, hal ini yang membuat petani menjual gabah dengan harga murah, kalau di Bulog, silahkan hubungi kami, kami siap mengambil dengan harga yang telah di tetapkan oleh pemerintah,”ujarnya.(01)

Artikel ini telah dibaca 68 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ditemukan Mayatnya Di Moyo Sumbawa, Bupati Lotim Tanggung Biaya Pemulangan Jenazahnya Ke Selong

28 Februari 2026 - 10:11 WITA

Dihadapan Menteri KKP,Bupati Lotim Kembali Usulkan Pembangunan KNMP di Tanjung Luar

27 Februari 2026 - 20:23 WITA

Kepala SPPG, Menu MBG di Kembalikan Karena Makanan Terlalu Banyak Soda

27 Februari 2026 - 19:28 WITA

Diduga Mar-up Harga, Menu MBG Damasari 2 Sikur Dikembalikan

27 Februari 2026 - 05:34 WITA

Wabup Terima Kunjungan DPR RI Yang serahkan Bantuan BPBL

26 Februari 2026 - 17:21 WITA

Dugaan Korupsi Pokir DPRD NTB Seret Nama Gubernur, H Najam Akan Laporkan Ke Kejagung

26 Februari 2026 - 10:58 WITA

Trending di Uncategorized