Jakarta – Kementerian Pnedidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membuat perubahan mendasar. Mulai 2025, sekolah cetak ijazah sendiri. Karena pemerintah menerapkan system elektronik atau e-ijazah.
Hal ini disampaikan Direktur Sekolah Menengah Atas (SMA) Kemendikdasmen RI Wiiner Jihad Akbar yang disampaikan melalui beberapa media menyampaikan e-ijazah adalah salah satu transformasi digital bidang pendidikan.
” Langkah ini diharapkan dapat membuat proses penerbitan dan pembagian ijazah kepada para lulusan menjadi lebih cepat, akurat dan mengurangi resiko pemalsuan,”katanya.
Dikatannya, inisiatif ini sedang dikembangkan untuk penerapan ijazah elektronik sebagai wujud digitalisasi ijazah untuk meningkatkan efisiensi, keamanan dan kemudahan akses bagi penerima ijazah.
“Melalui program digitalisasi ijazah ini diharapkan proses peneribitan dan distribusi dokumen ijazah emnjadi lebih cepat, akurat serta mengurangi resiko pemalsuan,”ujarnya yang kami kutip dari kanal youtube Direktorat SMA pada Rabu 19 Pebruari 2025.
Wiiner secara lebih jauh juga menyampaikan , bagaimana dengan standar kertas ijazah ? Untuk ijazah dapat dicetak sendiri oleh sekolah. Ada otonomi sekolah dalam proses peneribitan ijazah dengan tujuan untuk efisiensi dan akurasi distribusinya.
“Dan dalam implementasinya tahun ini akan kita turunkan juklak juknis sebagai acuannya yang jelas nanti sekolah yang bisa mencetak e-ijazah adalah sekolah yang telah terakreditasi,”tegasnya.(01)







