Lombok Timur – Sejumlah tokoh aktivis di Lombok Timur Gedor Kantor Dinas Pertanian Lombok Timur (Lotim) menemui langung PLt Kadis Pertanian, untuk menanyakan langung kejelasan terkait dengan kelangkaan pupuk di Lotim.
Tak sampai disitu, dalam pantauan media ini, sejumlah aktivitas tersebut setelah mendapatkan informasi Kadis di DPRD Lotim mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPRD Lotim, langsung menggeruduk dan masuk keruang rapat kerja tersebut untuk menyampaikan langung apa yang terjadi tengah masyarakat petani.
Mereka menyampaikan bahwa masyarakat sulit mendapatkan pupuk Subsidi. Hal ini pihaknya menuding adanya oknum pelaksanaan lapangan (PL) yang bermain dilapangan.
“Pupuk sangat sulit kita dapatkan, jangan Kadis hanya duduk dimeja saja. Cobak turun lapangan, kami melihat ada keterlibatan oknum PL,” tegas Eko Rahadi Ketua Forum Rakyat Bersatu (FRB), di rumah Komisi VI DPRD Lotim yang juga hadir Kadis Pertanian Lotim.
Ia meminta Kadis Pertanian Lotim untuk tidak diam dengan apa yang terjadi dilapangan. Karena masyarakat petani saat ini sangat membutuhkan pupuk untuk tanamannya.
Ia ingatkan bagaimana mau mendukung program pemerintah pusat dengan program swasembada pangan kalau dinas pertanian kabupaten diam-diam saja.”Kita minta Kadis jangan hanya menerima laporan saja tapi turun kelapangan cek Langung apakah petani menerima,” tegasnya.
Semantara Deni Rachman mengingatkan Kedis Pertanian untuk memperbaiki RDKK, karena banyak para petani tidak terdaftar. Jangan hanya alasan data NIK KTP tidak diaku tapi masyarakat petani tidak mendapatkan haknya.
“Kami minta data untuk di perbaiki, harusnya Dinas bisa membantu para petani agar bisa mendapatkan hanya,” tandasnya singkat.
Sebagai informasi, saat ini telah Komisi VI DPRD Lombok Timur dengan Dinas Pertanian masih berlangsung rapat kerja, sehingga belum bisa dikonfirmasi.(01)







