Lombok Timur – Annisa Aulia Maulisa siswi MAN 1 Lotim asal Masbagik yang saat ini masih duduk di ke kelaa XI IPA berhasil meraih juara 1 lomva penulisan essai berbahasa inggruis yang dilaksanakan oleh UIN Mataram pada 10 sd 12 September 2024.
Pada lomba yang diikuti pelajar SLTA Se NTB ini berlangsung dengan dua tahapan lomba yakni babak penyisihan dan babak pinal sepuluh besar yang berlangsung secara tatap muka di kampus UIN Mataram sementara penulisan essainya dilakukan secara langsung di lokasi lomba.
“jadi essainya disusun di lokasi lomba. Panitia hanya menyiapkan kertas dan tema lomba baru setelah itu dinilai panitia dan terpilih 10 besar dan presentasi,”ungkap Muazatul Adawiyah selaku pembina club bahasa inggris MAN 1 Lotim.
Ia mengatakan, Dalam lomba ini Annisa mengangkat judul essai “The effectiveness of STEM approach in preparing youth for technological change”. Pada essai ini Annisa mengungkapkan tentang sistem kerja pendekatan STEM adalah; pertama, integrasi mata pelajaran (sains, teknologi, teknik, dan matematika).
Kedua pembelajaran berbasis masalah, ketiga keterampilan abad 21 (berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi dan pemecahan masalah), berikutnya komunikasi, terakhir pembelajaran aktif, ini Pendekatan ini membantu siswa untuk meningkatkan hasil belajarnya.
“Alhamdulillah kita berhasil menjadi juara 1,”ujarnya.
Kepala MAN 1 Lotim M Nurul Wathoni menyampaikan rasa syukurapresiasinya atas prestasi kini. Menurutnya, apa yang didapatkan oleh siswa ini merupakan bagian dari kerja keras bimbingan yang telaten oleh pembina KIR nya dan pembina bahasa inggrisnya,.Ia juga mengatakan, Annisa mampu menyusun karya ilmiah berbahasa inggris secara baik termasuk mampu mempresentasikannya secara maksimal di dewan juri di UIN Mataram.
“Kita tentu patut berbangga dan harus menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk semakin giat mengembangkan minat bakat siswa dalam menulis maupun program pengembangan minat bakat lainnya baik di bidang akademik dan non akademik karena di MAN 1 Lotim telah disiapkan hampir 40 an ektrakurikuler yang didukung penuh pihak madrasah,”papar Wathoni.(01)







