Menu

Mode Gelap

Wisata · 28 Jul 2024 20:47 WITA ·

Rest Area Pusuk di Keluhkan Pengunjung. Dispar Lotim di Anggap Mati Suri


 Foto : Rest Area Pusuk Sembalun dikeluhkan pengunjung. Tampak sejumlah berugak yang atapnya sudah hancur lebur tetapi tidak di urus dengan baik. Perbesar

Foto : Rest Area Pusuk Sembalun dikeluhkan pengunjung. Tampak sejumlah berugak yang atapnya sudah hancur lebur tetapi tidak di urus dengan baik.

Lombok Timur – Lokasi wisata Sembalun Kabupaten Lombok Timur masih menjadi favorit bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Hanya saja, lokasi wisata Sembalun ini jauh dari kata layak.

Salah satu yang menjadi sorotan pengunjung saat ini yaitu rest area Pusuk yang kondisinya memperihatinkan. Sejumlah pengunjung yang datang rata – rata mengeluhkan kondisi rest area yang kondisinya tidak terawat dengan baik oleh pemerintah dalam hal ini dinas pariwisata lombok timur.

“Terus terang, saya merasa sangat prihatin dengan kondisi Pusuk yang sangat buruk,”kata Mik Andi salah satu pengujung Sembalun pada hari Minggu (28/07).

Menurut dia, bagi pengunjung yang datang ke wilayah Sembalun ini, rata – rata di tarik tiket seharga Rp 5000 . Meski demikian, kondisi rest area yang menjadi jualan pariwisata sangat buruk.

Di luar dalam areal banyak sampah yang tak bertuan, Temboknya lumutan tak terurus dan yang paling memprihatinkan tiga buah berugak dengan kondisi atap yang hancur lebur yang seharusnya diperhatikan oleh pengelola.

“Begitu banyak tamu atau wisatawan yang masuk keareal kita memamerkan kelemahan bahkan kebobrokan kita,”kesalnya.

Dengan kondisi yang seperti katanya, seharusnya pemerintah dalam hal ini dinas pariwisata sebenarnya harus bisa berbuat. Bukan malah sebaliknya yang membiarkan kondisi pariwisata menjadi pembicaraan di kalangan wisatawan.

“Kalau saja ditempat itu tidak ada petugas yang memungut retribusi mungkin tak terlalu masalah, ini retribusi masuk, sementara fasilitas pariwisata dibiarkan begitu saja,”geramnya.

Untuk itu sambungnya, agar kebobrokan pariwisata tidak dibicarakan oleh pengunjung, dirinya selaku pengunjung meminta agar rest area Pusuk dan pariwisata lainnya agar dibenahi dengan baik.

“Jangan – jangan kepala dinas pariwisata ini tidak bekerja dengan baik, makanya banyak sekali lokasi wisata kita yang tidak terawat dengan baik,”ujarnya (01)

Artikel ini telah dibaca 150 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tembus 19 Ribu Wisatawan di 2026, Jalan Menuju Tetebatu Akan Diperbaiki

23 Juli 2026 - 07:51 WITA

Trending di Lombok Timur