Menu

Mode Gelap

Uncategorized · 12 Apr 2024 11:39 WITA ·

Jembatan penyebrangan Pulau Maringkik Ambruk, Masyarakat Kesulitan Menyebrang


 Jembatan penyebrangan Desa Pulau Maringkik Kecamatan Keruak kabupaten Lombok Timur ambruk pada hari kamis (11/05) sekitar pukul 13.00 wita. Perbesar

Jembatan penyebrangan Desa Pulau Maringkik Kecamatan Keruak kabupaten Lombok Timur ambruk pada hari kamis (11/05) sekitar pukul 13.00 wita.

Lombok Timur – Jembatan penyebrangan Desa Pulau Maringkik Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur Ambruk pada hari kamis (11/04) Sekitar Pukul 13.00 Wita.Akibatnya masyarakat desa pulau maringkik kesulitan melakukan penyebrangan.

Mantan Kepala Desa Pulau Maringkik Nusa Pati menjelaskan, jembatan penyebrangan yang ambruk ini dibangun pada tahun 2016 yang lalu oleh pihak kementrian kelautan. Namun saat ini jambatan yang menelan dana ratusan juta ini kondisinya memperihatinkan.

“Jembatan ini rusak saat kondisi air sedang tejadi air surut, beruntung tidak ada korban jiwa saat terjadi ambruk,”ujarnya pada media ini jum’at (12/05).

Menurut dia, rusaknya jembatan ini disebabkan adanya pancang jambatan bergeser akibat adanya gemlombang air. Sehingga ketika terjadi air pasangan, pancang jambatan ini menyangkut yang kemudian mengakibatkan terjadinya ambruk.

Dengan kondisi jambatan seperti ini sambungnya, masyarakat desa pulau maringkik masih menggunakan jambatan ini, hal ini dikarenakan tidak adanya akses jalan selain jambatan yang rusak.

“Kita tetap gunakan, tetapi melewati tangga yang dekat dengan jambatan ini, kalau yang ambruk ini sudah tidak layak pakai,”paparnya.

Ia menegaskan, terkajt dengan kondisi jembatan yang rusak ini, dirinya belum melaporkan ke pemerintah, hal ini dilarenakan dengan statusnya sebagai mantan kepala desa yang masih menunggu edaran dari pemerintah terkait dengan perpanjangan masa jabatan.

Jikapun nanti pemerintah menetapkan jabatab selama 8 tahun, perbaikan jembatan ini tentunya akan di konsultasikan ke pemerintah terkait regulasi untuk melakukan perbaikan jambatan menggunakan dana desa.

“Mengingat dana desa yang kita miliki tidak mencapai 1 milyar maka regulasinya kita akan tanyakan, karena untuk jembatan ini membutuhkan dana yang cukup besar,”beberanya.

Untuk itu, ia berharap kepada pemerintah daerah agar segera memperbaiki jembatan ini, mengingat jembatan ini salah satu akses masyarakat pulau maringkik terutama pada pagi hari.(01)

Artikel ini telah dibaca 425 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ditemukan Mayatnya Di Moyo Sumbawa, Bupati Lotim Tanggung Biaya Pemulangan Jenazahnya Ke Selong

28 Februari 2026 - 10:11 WITA

Dihadapan Menteri KKP,Bupati Lotim Kembali Usulkan Pembangunan KNMP di Tanjung Luar

27 Februari 2026 - 20:23 WITA

Kepala SPPG, Menu MBG di Kembalikan Karena Makanan Terlalu Banyak Soda

27 Februari 2026 - 19:28 WITA

Diduga Mar-up Harga, Menu MBG Damasari 2 Sikur Dikembalikan

27 Februari 2026 - 05:34 WITA

Wabup Terima Kunjungan DPR RI Yang serahkan Bantuan BPBL

26 Februari 2026 - 17:21 WITA

Dugaan Korupsi Pokir DPRD NTB Seret Nama Gubernur, H Najam Akan Laporkan Ke Kejagung

26 Februari 2026 - 10:58 WITA

Trending di Uncategorized