Lombok Timur – Kondisi bangunan Pendopo Bupati dan wakil bupati lombok timur dinilai tidak layak huni untuk kepala daerah. Oleh Kerane itu, pemerintah mengeluarkan anggaran sekitar 5 Miliar melalui APBD untuk melalukan perbaikan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataam Ruang Ahmad Dewanto Hadi mengungkapkan, untuk tahun 2024 ini, pemerintah memang telah memberikan anggaran untuk pembangunan Pendopo Bupati dan wakil bupati.
” Untuk Pendopo 1 dan pendopo 2 ini kita sudah diberikan mandat untuk melakukan rehabilitasi di tahun 2024 ini, “ujarnya pada hari jum’at (15/03).
Menurut dia,Untuk pendopo 1 ini kondisi diawal tahun kemarin dinilai memperihatinkan. Dimana banyak sekali bahgunan yang harus diperbaiki, seperti. Atap, dinding kamar dan beberapa bangunan lain sudah rusak.
Sedangkan untuk pendopo 2 atau tempat tinggalnya wakil bupati, menurut mantan Kepala Bappeda ini, kondisi pendopo dua selain usianya yang sudah tua, kondisi bangunan pendopo dua juga sudah sangat rusak. Bahkan beberapa bangunan pendopo dua sudah tidak layak tempat, sehingga akan dilakukan rehab total.
“Untuk anggarannya sendiri, pendopo 1 ini kita siapkan anggaran sekitar 1 Miliar, sedangkan untuk pendopo 2 dana yang disiapkan sebesar 4 miliar, bahkan untuk perlengkapan keduanya total yang kita siapkan sekitar 5 Miliar,”paparnya.
Adapun rencana pengerjaan ini, saat ini Pendopo satu dan pendopo dua ini masih sedang proses perencanaan. Dirinya berharap bisa melakukan pelelangan di minggu ketiga bulan maret.
“Seperti yang kita ketahui, Pilkada Lotim akan dilakukan pada bulan November, sementara pelantikannya di tahun 2025, Insya Allah kita sudah bisa tempati, “katanya.(01)







