Menu

Mode Gelap

Mataram · 17 Jan 2024 15:32 WITA ·

Pengantin di NTB Terancam Gagal Nikah, Ada apa?


 Surat edaran Kemenag NTB yang meminta semua pagawai untuk hadir untuk mengikuti gerak jalan kerukunan yang awalnya di rencanakan hari rabu (18/01) kemudian di alihkan ke hari kamis (18/01) Perbesar

Surat edaran Kemenag NTB yang meminta semua pagawai untuk hadir untuk mengikuti gerak jalan kerukunan yang awalnya di rencanakan hari rabu (18/01) kemudian di alihkan ke hari kamis (18/01)

Mataram – Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi NTB melalui surat yang dikeluarkan tertanggal 11 Januari 2024 nomor ; B024/kw 18.1/2/hm.03/1/2024 tentang jalan kerukunan peringatan HAB 2024 menyampaikan bahwa seluruh pegawai termasuk para guru, peyuluh KUA, baik yang ASN dan non ASN diminta untuk hadir pada acara gerak jalan kerukunan yang akan digelar pada kamis 18 januari 2024 bertempat di kantor wilayah kemenag NTB jalan udayana mataram.

Salah seorang guru yang enggan disebut namanya mengatakan, Dengan keluarnya perintah kakanwil tersebut akan membuat para guru di madrasah, penyuluh agama di KUA dan pegawai kantor kemenag kabupaten kota akan tumpah ruah hadiri kegiatan tersebut yang tentu bisa menyebabkan kegiatan pelayanan di kantor kemenag terganggu.

“Termasuk para siswa di madrasah terancam tidak belajar da juga pelayanan di KUA terhenti bahkan bisa jadi ada pasangan pengantin yang sudah siap menikah hari itu bisa batal karena petugas di KUA hadiri jalan kerukunan di mataram,”ujarnya.

Untuk mendapatkan jawaban terkait program jalan kerukunan ini, Kasi pendidikan madrasah kemenag Lotim H Sulhi, saat tim jurnalis media ini menghubunginya diruang kerjanya tapi tidak berada ditempat termasuk saat dihubungi melalui WA juga tidalk memberikan respon.
Sementara itu, salah satu masyarakat yang sedang mengurus dokumen pernikahannya di KUA Masbagik M Rusli mengeluhkan kalau pegawai KUA semua akan ke mataram sementara anaknya akan menikah hari kamis besok.

” Bisa gagal dan tentu kita malu karena sudah sebar undangan katanya. Kita harapkan agar ada tetap petugas yang melayani masyarakat di KUA dan lainnya. Kasian pelayanan terganggu gara- gara pawai. Kenapa tidak dilaksanakan saat libur atau bisa pakai perwakilan supaya pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,”katanya.(01)

Artikel ini telah dibaca 428 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tampil Apik, Tim Band Monelia MAN 1 Lotim Raih Juara 2 Lomba Band di Unram

2 Juni 2026 - 11:04 WITA

Islamic Relief Salurkan 274 Ekor Sapi Kurban di Indonesia 

27 Mei 2026 - 18:33 WITA

Aliansi Pelajar Mahasiswa Bersatu Lombok Timur Gelar Dialog Publik Peringati Hari Buruh dan Hari Pendidikan

21 Mei 2026 - 17:39 WITA

Dua Siswi MAN 1 Lotim Raih Dua Juara di Olimpade Bank Indonesia

15 Mei 2026 - 22:13 WITA

Ketua Muda Mandalika Dukung KPK Usut Dugaan Korupsi KIP Kuliah di NTB

8 Mei 2026 - 12:54 WITA

Pelaku Dugaan Penyekapan dan Pemerkosaan Anak di Dompu Ditangkap

27 April 2026 - 18:10 WITA

Trending di Hukum & Kriminal