Mataram – Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi NTB melalui surat yang dikeluarkan tertanggal 11 Januari 2024 nomor ; B024/kw 18.1/2/hm.03/1/2024 tentang jalan kerukunan peringatan HAB 2024 menyampaikan bahwa seluruh pegawai termasuk para guru, peyuluh KUA, baik yang ASN dan non ASN diminta untuk hadir pada acara gerak jalan kerukunan yang akan digelar pada kamis 18 januari 2024 bertempat di kantor wilayah kemenag NTB jalan udayana mataram.
Salah seorang guru yang enggan disebut namanya mengatakan, Dengan keluarnya perintah kakanwil tersebut akan membuat para guru di madrasah, penyuluh agama di KUA dan pegawai kantor kemenag kabupaten kota akan tumpah ruah hadiri kegiatan tersebut yang tentu bisa menyebabkan kegiatan pelayanan di kantor kemenag terganggu.
“Termasuk para siswa di madrasah terancam tidak belajar da juga pelayanan di KUA terhenti bahkan bisa jadi ada pasangan pengantin yang sudah siap menikah hari itu bisa batal karena petugas di KUA hadiri jalan kerukunan di mataram,”ujarnya.
Untuk mendapatkan jawaban terkait program jalan kerukunan ini, Kasi pendidikan madrasah kemenag Lotim H Sulhi, saat tim jurnalis media ini menghubunginya diruang kerjanya tapi tidak berada ditempat termasuk saat dihubungi melalui WA juga tidalk memberikan respon.
Sementara itu, salah satu masyarakat yang sedang mengurus dokumen pernikahannya di KUA Masbagik M Rusli mengeluhkan kalau pegawai KUA semua akan ke mataram sementara anaknya akan menikah hari kamis besok.
” Bisa gagal dan tentu kita malu karena sudah sebar undangan katanya. Kita harapkan agar ada tetap petugas yang melayani masyarakat di KUA dan lainnya. Kasian pelayanan terganggu gara- gara pawai. Kenapa tidak dilaksanakan saat libur atau bisa pakai perwakilan supaya pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,”katanya.(01)







