Menu ✖

Mode Gelap

Pendidikan · 13 Feb 2026 15:59 WITA ·

Usai Klarifikasi, Akhirnya Dugaan Bullying Siswa SD di Pringgabaye Berakhir Damai


 Foto : Kepala sekolah bersama orang tua siswa sepakat berdama dalam dugaan kasus Bullying Perbesar

Foto : Kepala sekolah bersama orang tua siswa sepakat berdama dalam dugaan kasus Bullying

Lombok Timur – Kasus dugaan Bullying di SDN 1 Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgebaya Kabupaten Lombok Timur akhirnya berakhir damai.

Perdamaian ini terjadi Setelah beberapa pihak mulai dari tim Dikbud, Tim Puskesmas, Pemerintah Desa, Pihak Komite termasuk Tim Polsek dan Babinsa dalam rangka mencari kepastian dari kronologis Peristiwa dari dugaan terjadi bulyying yang sempat viral beberapa hari yang lalu.

“Setelah adanya kejadian itu, semua pihak turun tangan ikut melakukan kroscek dan mencari fakta seperti apa kejadiannya, dan Alhamdulillah ada titik temu,”katanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur M Nurul Wathoni Jum’at (13/02) mengatakan, Dalam pertemuan yang cair dan penuh kekeluargaan disepakati untuk berdamai dan persoalan yang terjadi adalah imbas dari mis komunikasi. Atas dasar itu kemudian kedua belah pihak sepakat untuk saling memaafkan.

Dengan berdamainya kedua belah pihak, dirinya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi pada komitmen semua pihak. Meski demikian, dirinya memberikan penegasan bahwa pihak sekolah dan guru harus lebih memaksimalkan pengawasannya di lingkungan sekolah termasuk mengoptimalkan pola komunikasi silaturrahim dengan para wali murid.

“Karena ketika wali murid kurang informasi dan terhambat komunikasinya dengan sekolah ya bisa terjadi seperti kemarin. Orang tua merasa diabaikan sementara informasi ke sekolah terkait keadaan siswa yang sakit terlambat sehingga mis komunikasi terjadi dan merembet kemana – mana,”katanya.

Ia juga meminta kepada semua wali murid, jika ada masalah agar secepatnya melakukan klarifikasi ke kepala sekolah. Sehingga tidak asa kesan berjarak antara wali murid masyarakat sekitar sekolah.

“Saya harapkan, mari semua semua berbaur dan saling membutuhkan bersinergi untuk kemajuan dan menjaga keamanan kenyamanan sekolah. Sekarang pihak sekolah secepatnya melakukan pembenahan termasuk memulihkan psikologis siswa yang diduga korban,”ujarnya.

Kedepan sambung Pria asal sakra barat ini juga berharap semua pihak termasuk wali murid agar lebih bijak dalam bermedia sosial. Dikbud di bantu UPTD, pengawas dan kepala sekolah etap berkomitmen untuk menciptakan sekolah yang aman dan nyaman sesuai amanat regulasi.

“Semua warga sekolah harus mendukung itu bahkan kalau ada guru yang mengabaikan tugas sekolah dalam tugasnya membantu sekolah melakukan pengawasan pada siswa, kita minta laporan dari kaseknya untuk kita evaluasi, “tegas kadis dikbud yang belum genap sebulan menjabat.

Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Keren, Tim Paskib MAN 1 Lotim Sukses Rebut Juara Umum Lomba Paskib se-NTB

26 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Tampil Kompak, Tim Basket Putri MAN 1 Lombok Timur Raih Juara 2 di Mataram

25 Oktober 2026 - 19:34 WITA

Wakili Bupati, Kadis Dikbud Pimpin Apel Hari Santri di Ponpes Al-Ijtihad Danger

22 Oktober 2026 - 18:36 WITA

Hebat, Dua Tim KIR MAN 1 Lotim Raih Juara Lomba Penelitian Nasional di Yogyakarta

22 Oktober 2026 - 16:05 WITA

Telan Dana Miliaran, Plafon SDN 3 Semaya di Lombok Timur Ambruk

19 Oktober 2026 - 22:21 WITA

283 Satuan Pendidikan SMP Lingkup Dikbud Lombok Timur Dapat Bantuan Digitalisasi 2026. Berikut Daftarnya!

15 Oktober 2026 - 21:28 WITA

Trending di Pendidikan