Menu ✖

Mode Gelap

Pendidikan · 9 Jul 2024 07:11 WITA ·

Geram Anaknya Tidak Lulus Jalur Zonasi, Puluhan Calon Wali Murid Datangi SMAN 1 Sakra


 Foto : Puluhan masyarakat yang tidak lulus anaknya sekolah jalur zonasi mendatangi SMAN 1 Sakra pada hari Senin (08/07). Perbesar

Foto : Puluhan masyarakat yang tidak lulus anaknya sekolah jalur zonasi mendatangi SMAN 1 Sakra pada hari Senin (08/07).

Lombok Timur – Puluhan Wali Murid calon siswa SMAN 1 Sakra Kabupaten Lombok Timur mendatangi sekolah.

Kedatangan wali murid ini hamzan Humaidi mengatakan, dirinya menyayangkan atas apa yang dilakukan oleh kepala sekolah yang tidak meluluskan anak – anak yang dekat rumahnya dengan sekolah.

“Bungtiang ini kan masuk zonasi SMAN 1 Sakra, tetapi yang terjadi saat ini, ratusan siswa yang tidak lulus,”katanya.

Ia mengatakan, pada tahun 2023 kemarin, anak – anak yang berasal dari desa Bungtiang, desa Pengkelak mas semuanya masuk ke SMAN 1 Sakra karena merupakan zonasi sekolah. Sementara pada tahun ajaran 2024 ini, secara mengejutkan desa anak – anak dari desa Bungtiang tidak lulus.

“Yang saya saya sesalkan, kalau ada orang dalam bisa masuk di sekolah ini, sementara masyarakat yang tidak punya orang dalam tidak bisa,”geramnya.

Hal senada disampaikan oleh Kepala desa Bungtiang Lalu Huzaini, dirinya hadir ke sekolah setelah menerima aduan dari puluhan wali murid dari desa Bungtiang.

“Dari kemarin banyak sekali warga yang datang mengeluh, makanya kami minta pemerintah segera memperbaiki ini,”ujarnya.

Sementara itu, kepala desa Pengkelak mas M Rais mengaku kesal dengan sistem zonasi yang ada ini. Padahal desa Pengkelak mas merupakan desa yang dekat dengan SMAN 1 SAKRA. “Kalau sekarang pemerintah meminta kami ke keruak, tentunya tidak lazim, karena itu lebih jauh dari Sakra,”ujarnya.

Dengan banyaknya warga yang tidak lulus anaknya disekolah, dirinya mengancam akan melakukan aksi jika anak – anak tidak dinyatakan lulus “kalau saja tidak ada solusi, jangan salahkan warga,”geramnya.

Kasek SMAN 1 Sakra Muhammad Subandi mengatakan, dirinya sebagai kepala sekolah ini belum genap satu tahun. Sehingga apa yang terjadi saat ini merupakan bukan kebijakan dia selalu kepala sekolah.

“Atas permintaan semua calon wali murid ini semua, hari ini kami akan langsung ke Mataram untuk melakukan konsultasi ke Dikbud, semoga ada solusinya,”singkatnya dihadapan calon wali murid.(02)

Artikel ini telah dibaca 321 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wakili Bupati, Kadis Dikbud Pimpin Apel Hari Santri di Ponpes Al-Ijtihad Danger

22 Oktober 2026 - 18:36 WITA

Hebat, Dua Tim KIR MAN 1 Lotim Raih Juara Lomba Penelitian Nasional di Yogyakarta

22 Oktober 2026 - 16:05 WITA

Telan Dana Miliaran, Plafon SDN 3 Semaya di Lombok Timur Ambruk

19 Oktober 2026 - 22:21 WITA

283 Satuan Pendidikan SMP Lingkup Dikbud Lombok Timur Dapat Bantuan Digitalisasi 2026. Berikut Daftarnya!

15 Oktober 2026 - 21:28 WITA

793 SD di Lombok Timur Dapat Bantuan Digitalisasi 2026. Cek Daftarnya Disini!

15 Oktober 2026 - 16:35 WITA

Kunjungi SDN 1 Jerowaru, Temukan Siswa Belum Bisa Baca, Kadis Minta Kasek dan Guru Bikin Terobosan

14 Oktober 2026 - 17:29 WITA

Trending di Lombok Timur