Menu ✖

Mode Gelap

Pendidikan · 5 Okt 2026 09:56 WITA ·

Putri Rohayu, Siswi SMPN 1 Sakra Barat Asal Desa Borok Toyang Wakili NTB di Final Putri Batik Nasional 2026


 Foto : Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Sakra Barat Muhamad Taufik Ismail bersama Putri Rohayu Finalis Batik Nasional perwakilan NTB Perbesar

Foto : Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Sakra Barat Muhamad Taufik Ismail bersama Putri Rohayu Finalis Batik Nasional perwakilan NTB

Lombok Timur —Kabar membanggakan datang dari Lombok Timur. Seorang siswi SMP Negeri 1 Sakra Barat, Putri Rohayu asal Dusun Dewe Lanji, Desa Borok Toyang, Kecamatan Sakra Barat, berhasil lolos sebagai finalis Puteri Batik Nasional 2026 dan kini menjadi utusan resmi Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Berdasarkan laman resmi voting KREEN, Putri Rohayu yang tampil anggun dengan balutan batik modern kombinasi hitam dan merah serta hijab merah, kini tengah berjuang di babak final nasional dengan nomor urut 18 VOTE – Putri Rohayu – Nusa Tenggara Barat.

Prestasi siswi SMP ini menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi sekolah dan desanya, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Lombok Timur dan NTB. Di usia yang masih belia, ia mampu bersaing di tingkat nasional membawa nama budaya batik NTB.

Kini, Putri Rohayu sangat membutuhkan dukungan doa dan vote dari seluruh masyarakat melalui platform resmi KREEN.

Menanggapi capaian tersebut, Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Sakra Barat, Muhamad Taufik Ismail, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas prestasi yang ditorehkan siswi SMPN 1 Sakra Barat tersebut.

Ia menilai lolosnya Putri Rohayu ke tingkat nasional sebagai finalis Puteri Batik adalah prestasi luar biasa dan patut menjadi contoh bagi pelajar lainnya.

“Kami dari UPTD Pendidikan Sakra Barat sangat mengapresiasi dan bangga atas prestasi ananda Putri Rohayu. Ini adalah capaian yang luar biasa, siswi SMP kita bisa mewakili NTB di ajang nasional Puteri Batik,” ungkap Taufik.

Menurutnya, prestasi tidak hanya diukur dari bidang akademik, namun juga non-akademik seperti pelestarian budaya.

“Ini harus menjadi motivasi bagi siswa yang lain. Prestasi bukan hanya dari akademik, tapi non-akademik tentu harus kita dukung. Ketika ada siswa yang punya bakat di bidang seni, budaya, dan kepribadian, kita wajib memberikan ruang dan dukungan,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh dewan guru, siswa, dan masyarakat Lombok Timur untuk memberikan dukungan vote sampai dengan tanggal 28 oktober agar Putri Rohayu dapat meraih hasil terbaik.

“Mari kita sama-sama dukung, kita berikan vote untuk ananda Putri Rohayu di KREEN dengan Nomor 18. Semoga ia bisa mengharumkan nama sekolah, desa Borok Toyang, Sakra Barat, Lombok Timur dan NTB di kancah nasional,” pungkasnya.(01)

Artikel ini telah dibaca 310 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wakili Bupati, Kadis Dikbud Pimpin Apel Hari Santri di Ponpes Al-Ijtihad Danger

22 Oktober 2026 - 18:36 WITA

Hebat, Dua Tim KIR MAN 1 Lotim Raih Juara Lomba Penelitian Nasional di Yogyakarta

22 Oktober 2026 - 16:05 WITA

Telan Dana Miliaran, Plafon SDN 3 Semaya di Lombok Timur Ambruk

19 Oktober 2026 - 22:21 WITA

283 Satuan Pendidikan SMP Lingkup Dikbud Lombok Timur Dapat Bantuan Digitalisasi 2026. Berikut Daftarnya!

15 Oktober 2026 - 21:28 WITA

793 SD di Lombok Timur Dapat Bantuan Digitalisasi 2026. Cek Daftarnya Disini!

15 Oktober 2026 - 16:35 WITA

Kunjungi SDN 1 Jerowaru, Temukan Siswa Belum Bisa Baca, Kadis Minta Kasek dan Guru Bikin Terobosan

14 Oktober 2026 - 17:29 WITA

Trending di Lombok Timur