Lombok Timur —Kementerian Agama kembali menggelar Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kabupaten Lombok Timur. Kompetisi mata pelajaran yang terintegrasi dengan nilai-nilai Al-Qur’an tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang digelar Kemenag.
Pada pelaksanaan OMI tahun ini, Madrasah Aliyah Nahdlatul Wathan (MA NW) Rensing Rajak berhasil menorehkan prestasi. Salah satu siswanya, Asrori, putra dari pasangan Muhammad Ikhwan dan Husna Ningsih, sukses meraih juara 2 pada bidang Geografi.
Atas capaian tersebut, Asrori berhak mewakili Kabupaten Lombok Timur untuk melaju ke tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dijadwalkan berlangsung akhir Oktober 2026 mendatang.
Penyerahan penghargaan bagi para juara OMI tingkat kabupaten digelar di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kemenag Lombok Timur H. Sulhi, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) H. Suardi, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur Nurul Wathoni.
Dalam sambutannya, Kepala Dikbud Lombok Timur Nurul Wathoni menyampaikan apresiasi atas semangat dan komitmen Kemenag Lombok Timur dalam menyelenggarakan OMI sebagai ruang bagi siswa untuk menunjukkan minat, bakat, dan prestasinya.
“Saya bersyukur siswa sekolah dan madrasah dapat bersama-sama berkompetisi tanpa ada dikotomi antara madrasah dan sekolah,” ujar Wathoni.
Ia menambahkan, sinergi antara Kemenag dan Dikbud telah terjalin baik. Di Dikbud sendiri, pihaknya memiliki sejumlah ajang kompetisi seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) yang juga diikuti siswa madrasah, bahkan ada juara OSN dan FTBI yang berasal dari madrasah.
“Ke depan sinergitas antara Kemenag dan Dikbud perlu terus diperkuat karena memiliki tanggung jawab yang sama dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi generasi bangsa,” tegasnya.(01)






