Menu

Mode Gelap

Uncategorized · 19 Okt 2025 21:31 WITA ·

Warga Wakan Ditolak Rawat Inap di Puskesmas Sukaraja, Diduga karena Regulasi BPJS


 Warga Wakan Ditolak Rawat Inap di Puskesmas Sukaraja, Diduga karena Regulasi BPJS Perbesar

Lombok Timur – Seorang warga Desa Wakan, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, mengalami penolakan saat hendak menjalani rawat inap di Puskesmas Sukaraja pada Minggu, 19 Oktober 2025. Penolakan tersebut disebut-sebut dilakukan pihak Puskesmas dengan alasan adanya regulasi BPJS Kesehatan yang membatasi pelayanan rawat inap bagi peserta tertentu.

Menurut keterangan keluarga pasien, penolakan terjadi karena pihak Puskesmas menilai pasien tidak memenuhi ketentuan administrasi BPJS. Padahal, saat itu pasien datang dalam kondisi lemas dan membutuhkan perawatan intensif.

“Kami sudah dua kali membawa pasien ke Puskesmas Sukaraja, tapi tetap tidak diperbolehkan rawat inap. Katanya tidak bisa karena aturan BPJS,” ungkap salah satu anggota keluarga.

Menanggapi kejadian tersebut, Fauzul Haryandi, mantan anggota DPRD Kabupaten Lombok Timur sekaligus politisi PDI Perjuangan, mempertanyakan kebijakan yang diterapkan pihak Puskesmas. Ia menilai, alasan regulasi tidak seharusnya menghalangi pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat, terutama dalam kondisi darurat.

 “Kalau semua alasan regulasi, lalu di mana tanggung jawab pelayanan kepada rakyat kecil?” ujarnya dengan nada kecewa.

Fauzul mendesak agar Dinas Kesehatan Lombok Timur turun tangan dan mengevaluasi kebijakan tersebut. Menurutnya, pelayanan kesehatan seharusnya mengutamakan aspek kemanusiaan, bukan sekadar administrasi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Puskesmas Sukaraja dan BPJS Kesehatan belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut.(01)

Artikel ini telah dibaca 455 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Lampaui Syarat Pusat, Lotim Siapkan 3 Hektare Lahan dan Rp20 Miliar untuk Pengelolaan Sampah Terpadu

31 Juli 2026 - 09:54 WITA

Lombok Timur dan Sumbawa Barat Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi Lewat Capacity Building TPID

31 Juli 2026 - 09:13 WITA

Ditemukan Mayatnya Di Moyo Sumbawa, Bupati Lotim Tanggung Biaya Pemulangan Jenazahnya Ke Selong

28 Februari 2026 - 10:11 WITA

Dihadapan Menteri KKP,Bupati Lotim Kembali Usulkan Pembangunan KNMP di Tanjung Luar

27 Februari 2026 - 20:23 WITA

Kepala SPPG, Menu MBG di Kembalikan Karena Makanan Terlalu Banyak Soda

27 Februari 2026 - 19:28 WITA

Diduga Mar-up Harga, Menu MBG Damasari 2 Sikur Dikembalikan

27 Februari 2026 - 05:34 WITA

Trending di Uncategorized