Lombok Timur – Kuliah Kerja Nyata (KKN) PMD Universitas Mataram (UNRAM ) di Desa Kembang Kuning Kecamatan Sikur Lombok Timur mengadakan kegiatan Pelatihan sadar wisata dengan tema”Pariwisata Secara Digital dan Peran Generasi Muda Dalam Pembangunan Pariwisata”.
Ketua KKN-PMD Kembang Kuning, Irgi Zaini mengatakan, Desa Kembang Kuning Merupakan desa wisata yang sudah dikenal baik secara Nasional maupun internasional. Predikat ini tentunya harus tetap dipertahankan oleh kita – kita sebagai generasi muda.
“Saya berharap setelah kegiatan sosialisasi ini kesadaran akan partisipasi anak anak muda dalam dunia pariwisata semakin meningkat, mengingat desa kembang kuning sendiri sudah sangat dikenal didunia pariwisata baik nasional maupun internasional,”ujarnya pada hari Sabtu (08/08) kemarin.
Sementara itu, Praktisi digital marketing pariwisata yang juga mantan kepala badan promosi pariwisata daerah (dppd) lombok timur Muhammad Nursandi mengungkapkan dukungannya terhadap apa yang dilakukan Oleh KKN PMD Unram saat ini. Selain. Itu juga, terhadap pengembangan pariwisata dengan menambah Homestay.
“Saya sangat mendukung pengembangan homestay lebih banyak daripada hotel terutama didesa kembang kuning, dengan menambah jumlah homestay akan menciptakan suasana yang lebih nyaman dan tingkat kepercayaan serta keamanan akan lebih dipercaya oleh wisatawan seperti eropa,”paparnya.
Sandi sapaan Akrabnya juga menyampaikan, dengan menginapnya para tamu asing dihomestay memungkinkan wisatawan untuk lebih terhubung dengan budaya lokal yang ada di pulau lombok khususnya kembang kuning.
Dengan adanya banyak homestay didesa kembang kuning sambungnya, semakin menambah penghasilan masyarakat. Disamping itu, dapat mendukung dari umkm salah satunya penjualan proses pembuatan minyak yang dibuat dari kelapa atau biasa disebut dengan minyak jelengan dan pembuatan kopi.
Untuk itu, sebagai pariwisata yang sudah terkenal ditingkat nasional hingga internasional,peran anak – anak muda di desa kembang kuning harus lebih banyak dari sekarang.
“Dengan pemahaman anak muda tentang digitalisasi dan pemasaran, serta inovasi dalam memanfaatkan teknologi digital, pariwisata di suatu daerah dapat semakin berkembang dan bersaing di era digital.”pungkasnya.(03)







